...
7 Alat Penyiram Tanaman Otomatis Beserta Tips Memilih yang Tepat
7 Alat Penyiram Tanaman Otomatis Beserta Tips Memilih yang Tepat

7 Alat Penyiram Tanaman Otomatis Beserta Tips Memilih yang Tepat

Apakah kamu termasuk salah satu yang hobi pada tanaman hias atau berkebun? Nah, pernahkah terpikir menggunakan alat penyiram otomatis untuk memberikan perawatan maksimal pada tanaman tanpa harus melibatkan waktu dan usaha yang besar? -MegaBaja.co.id

Mungkin kita sering melihat tanaman yang disiram secara otomatis di halaman luas rumah mewah. Baik itu di kota-kota besar, di film, acara televisi luar atau dalam negeri, bahkan internet. Namun, tahukah kamu jika alat penyiram tersebut memiliki macam-macam jenis? Untuk mengetahuinya, simak artikel ini, yuk!

Macam-Macam Alat Penyiram Otomatis

Perkembangan teknologi membawa berbagai macam inovasi dan kemudahan. Kehadirannya seolah menjawab kebutuhan kita untuk mengefisienkan aktivitas ketika melakukan banyak hal di waktu yang bersamaan.

Sama halnya dengan alat penyiram tanaman otomatis yang dapat memudahkan kamu merawat tanaman meski disibukkan dengan segudang aktivitas. Meski begitu, tidak serta-merta kamu memasangnya begitu saja sebelum mengetahui beberapa jenis penyiram berikut ini:

1. Sprinkler Pop-up

Biasa dipasang di berbagai area taman atau halaman rumah, model ini memiliki penyebaran air yang baik karena semprotannya merata pada area yang luas. Sprinkler pop-up juga sering digunakan untuk penataan taman.

Mungkin kamu sering melihatnya di beberapa media di mana alat ini akan muncul dari tanah saat beroperasi dan kembali tertutup ketika selesai. Penyiram ini memiliki mekanisme pegas atau hidrolik.

Penyiram akan muncul ketika air dialirkan ke dalam sistem. Kemudian, air akan dilepaskan ke area yang cukup besar tergantung model dan tekanan air yang digunakan. Selain bisa melakukan penyiraman ke area yang lebih luas, alat ini juga cocok untuk digunakan pada area taman dengan tanaman yang tersebar.

Akan tetapi, tidak efisien untuk tanaman yang memerlukan penyiraman pada titik tertentu. Sprinkler pop-up juga memerlukan pemeliharaan rutin. Hal ini untuk mengantisipasi timbulnya endapan yang menyumbat penyemprot tersebut.

2. Drip Irrigation

Drip Irrigation
Drip Irrigation

Disebut bisa menghemat air dan menghindari pemborosan, drip irrigation merupakan sistem penyiraman yang memanfaatkan pipa berpori untuk menghantarkan air langsung ke akar tanaman. Alat ini sangat efisien dan sering digunakan di area perkebunan, tanaman pot, atau bedengan sayuran.

Dengan pemanfaatan pipa berpori, sistem drip irrigation ini dapat menghemat pupuk dikarenakan air yang menetes akan langsung menuju akar. Air akan secara efisien diserap oleh tanaman baik dari permukaan tanah atau langsung ke akar, sehingga hal ini dapat meminimalkan penguapan.

3. Hose-end Sprinkler

Alat penyiram otomatis ini dapat digunakan untuk menyiram area yang kecil atau penyiraman tambahan pada tanaman tertentu. Memiliki cara instalasi yang cukup mudah, kamu cukup memasangnya pada ujung selang air. Kemudian, air akan mengalir melalui sprinkler untuk menyiram area di sekitarnya.

Untuk beberapa jenis model, hose-end sprinkler dilengkapi pengatur waktu atau sensor otomatis. Alat ini cocok untuk pemilik rumah dengan taman yang kecil. Harganya pun cukup terjangkau jika dibandingkan penyiram otomatis lain. Namun, penggunaannya harus tetap diperhatikan untuk menghindari pemborosan air.

Hose-end Sprinkler
Hose-end Sprinkler

4. Smart Irrigation Controller

Penyiram otomatis yang satu ini termasuk salah satu inovasi terkini, lho! Kamu bisa mengatur penyiraman melalui aplikasi di ponsel pintar. Caranya, kamu harus menghubungkan smart irrigation controller ke jaringan WiFi, lalu kendalikan melalui aplikasi.

Munculnya sistem pintar ini memungkinkan kamu mengatur dan mengontrol perangkat dari jarak jauh. Misalnya, mengatur jadwal penyiraman, memonitor penggunaan air, bahkan menerima informasi cuaca agar penyiraman lebih optimal.

5. Soaker Hose

Memiliki konsep selang berpori, air akan dipancarkan secara merata sepanjang area selang yang memiliki pori. Jenis ini sangat cocok untuk menyiram area di sekitar tanaman atau perkebunan, terlebih pemasangan soaker hose terbilang cukup mudah.

Umumnya, cukup diletakkan di atas tanah atau ditanam di bawah lapisan tanah. Soaker hose biasanya terbuat dari polivinil klorida (PVC) yang fleksibel, sehingga tidak akan kusut atau bengkok seperti selang tradisional. Karena sifatnya yang fleksibel inilah, soaker hose mudah dipidahkan atau disimpan setelah digunakan.

Jangan lupa untuk melakukan pemeliharaan agar tidak tertimbun oleh tanah. Alat penyiram otomatis ini pun bisa rentan tersumbat jika terkena kotoran atau tanah.

6. Rotor Sprinkler

Secara garis besar, rotor sprinkler sangat mirip dengan sprinkler pop-up. Namun, ada yang membedakan kedua jenis sprinkler ini. Rotor sprinkler memiliki kepala yang dapat berputar secara otomatis atau melalui pengaturan tertentu untuk menyiram area yang lebih luas.

Dengan menggunakan rotor, air mengalir dengan kecepatan tetap dan meresap dengan mudah pada tingkat yang dapat diserap oleh tanah. Bahkan, beberapa pengguna mengatakan jenis ini dapat menghemat penggunaan air hingga 30% jika dibandingkan dengan semprotan konvesional.

Sayangnya, rotor sprinkler memerlukan tekanan air yang cukup agar alat bisa berputar secara efektif. Alat ini juga tidak cocok untuk tanaman yang memerlukan penyiraman pada titik-titik tertentu.

7. Weather-based Irrigation System

Alat penyiram otomatis yang satu ini memiliki cara kerja yang hampir sama seperti smart irrigation controller. Weather-based irrigation system adalah sistem otomatis yang menggabungkan pengontrol pintar, sensor, dan sistem yang terhubung secara langsung dengan jaringan internet.

Proses penyemprotan secara otomatis akan menyesuaikan jadwal penyiraman berdasarkan informasi cuaca terkini. Hal ini secara langsung akan memengaruhi laju evapotranspirasi harian tanaman. Sehingga ketika terjadi hujan, maka secara otomatis akan mematikan irigasi atau menyesuaikan durasi penyiraman berdasarkan suhu dan kelembapan.

Dengan penerapan sistem ini, tanaman tetap mendapatkan pasokan air berdasarkan kebutuhannya. Di waktu yang bersamaan pun kamu masih dapat melakukan penghematan air secara optimal. Namun, biaya investasi awal yang diperlukan cukup tinggi. Pemeliharaan teratur pun harus dilakukan untuk memastikan akurasi sensor cuaca.

Cara Memilih Alat Penyiram Otomatis yang Tepat

Cara Memilih Alat Penyiram Otomatis yang Tepat
Cara Memilih Alat Penyiram Otomatis yang Tepat

Setelah mengetahui macam-macam jenisnya, apakah kamu sudah bisa membayangkan manakah yang cocok untuk dipilih? Nah, simak tips tipis-tipis di bawah ini untuk memudahkan kamu memilih alat penyiram otomatis yang tepat!

Tentukan Jenis Tanaman

Menentukan jenis tumbuhan apa yang akan kita tanam sangat penting. Hal ini dikarenakan untuk mempelajari tingkat kebutuhan air pada tanaman tersebut. Kemudian, sesuaikan jenis alat dengan kebutuhan tanaman karena tumbuhan dengan kebutuhan air yang berbeda mungkin memerlukan sistem penyiraman yang berbeda pula. Berikut adalah Tanaman Hias dengan Media Air dan Tips Merawatnya.

Perhatikan Luas Area

Kamu perlu memerhatikan luas dan bentuk taman, lalu sesuaikan area yang memerlukan penyiraman. Terkadang, jenis alat tertentu perlu penyesuaian letak tanaman. Harus diingat bahwa beberapa alat lebih cocok untuk area yang luas, sementara yang lain cocok untuk area kecil.

Ketersediaan Air

Untuk mendukung system penyiraman otomatis, pastikan taman atau kebun yang kamu bangun memiliki pasokan air yang mencukupi. Tentunya kamu tidak ingin jika alat penyiram otomatis yang dipasang menjadi tidak berfungsi secara maksimal hanya karena terkendala masalah air, bukan?

Kemudahan Pemeliharaan

Beberapa alat mungkin sering mengalami masalah pada pemantauan sensor. Nah, maka dari itu kamu wajib melakukan pertimbangan dan pemeliharaan alat. Jika mobilitasmu di luar rumah cukup tinggi, pilihlah alat yang minim pemeliharaan dan dapat terus dipantau dari jauh.

Biaya Instalasi

Tentunya semua kembali lagi pada hal yang mendasar, yaitu seberapa besar anggaran yang kamu alokasikan untuk penyiram otomatis ini. Dengan banyaknya jenis alat, maka beragam pula harga yang ditawarkan.

Alat penyiram otomatis bisa menjadi sahabat bagi para pecinta tanaman yang ingin memberikan perawatan optimal tanpa harus menghabiskan waktu dan usaha yang besar. Dengan mengenal lebih dekat berbagai macam alat tersebut, kita dapat membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan taman atau kebun.

Pilihlah alat yang sesuai dan biarkan kesegaran terus menemani tanaman kita secara otomatis setiap hari. Semoga artikel ini membantu pencarianmu, ya!

Just an ordinary people.